/* hilangkan navbar ----------------------------- */ #navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }

meta console

Penelitian Tindakan sekolah (PTS) part 2

Penelitian Tindakan sekolah (PTS) part 2


JASA PEMBUATAN PTK KENAIKAN PANGKAT PNS/PERSIAPAN PLPG/UKG
JUDUL-JUDUL PTK KLIK DISINI
Ggak Punya waktu mengerjakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas)??? Di sini nih... Solusinya.. 
Ciuuussss... ambil Hp, segera hubungi CS kami, pertanyaan-pertanyaan anda seputar PTK akan terjawab dengan lengkap...haha..kaya buku aja lengkap.
Buruan...
MAU KONSULTASI PTK?
BUTUH PROPOSAL PTK?
BUTUH GAMBARAN JUDUL PTK??
BUTUH PTK LENGKAP, NO COPY-COPY, ASLI DAN ORISINIL
PTK TERBARU DAN BELUM PERNAH TERPUBLIKASIKAN
PTK NYA SEKALIAN DIJADIKAN JOURNAL JUGA BOLEH PAK/BU....
LANGSUNG SAJA HUBUNGI CS KAMI DI :

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A.   SETTING  PENELITIAN
Lokasi tempat untuk melakukan penelitian tindakan sekolah ini adalah di Sekolah Dasar Negeri dalam wilayah Gugus Kartini Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Hal ini dikarenakan Sekolah Dasardalam Gugus Kartinitersebut merupakan sekolah yang berada di daerah binaan peneliti selaku Pengawas Sekolah TK, SD, SDLB.  Sedangkan waktu penelitian  direncanakan pada tanggal 22Juli sampai11November 2013.

B.    SUBJEK PENELITIAN
Subyek penelitian adalah guru kelas V Sekolah Dasar dalam wilayah Gugus Kartini sebanyak 11 orang guru, yang berdasarkan hasil supervisi rutin, guru - guru tersebut  masih memiliki kemampuan yang rendah belum maksimal  dalam melaksanakanpembelajaran denganpendekatankooperatif.






18
 


C.   JADWALPENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH
No
Kegiatan
Rencana Pelaksanaan
1.
Penyusunan proposal
Tgl.2s.d. 19  Juli  2013
2.
Penyusunan Instrumen
Tgl. 22Juli  s.d.  6  Agustus 2013
3.
Pengumpulan data
Tgl.12 Agustus s.d 30September  2013
4.
Analisis Data
Tgl. 1 s.d   31  Oktober 2013
5.
Penyusunan laporan
Tgl.2s.d  11  November 2013

D.   TINDAKAN
Tindakan yang dilakukan adalah berupa supervisi klinis yang akan dilakukan secara bertahap yaitu ; siklus I supervisi dilakukan menggunakan supervisi klinis secara  kelompok, kemudian siklus II dilakukan supervisi secara individual yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/observasi dan refleksi.

E.    TEKNIK  PENGUMPULAN DATA
 Data awal penelitian ini adalah berupa hasil supervisi secara rutin dari peneliti sebagai Pengawas Sekolah, serta data akhir diperoleh melalui  observasi, dokumentasi  dan pengisian lembar instrumen penelitian.




F.    INSTRUMEN PENELITIAN
Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan lembar penilaian, yang  berguna untuk mencatat semua peristiwa pelaksanaan tugas guru dalam pembelajaran selama penelitian berlangsung.

G.   TEKNIK ANALISIS DATA
Analisis data yang digunakan peneliti dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif, yaitu dengan membandingkan pelaksanaan pembelajaran pendekatankooperatifsebelum dilaksanakan supervisi klinis, dan pembelajaran sesudah dilakukan supervisi klinis. 
Selanjutnya dari hasil nilai kemampuan melaksanaan pembelajarankooperatifsebelum dilaksanakan  supervisi klinis  dibandingkan dengan hasil sesudah dilaksanakan supervisi klinis untuk mengetahui kemajuan hasil yang dicapai dalam tampilan kemampuan kinerja gurudi kelasnya.

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.   KONDISI AWALATAU PRA TINDAKAN
1.     Kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaranmodel kooperatif;
Kondisi awal kemampuan guru dalam melakukan proses pembelajaranmodel kooperatifmasih rendah belum maksimal. Adapun sebagai subjek penelitian yaitu guru kelas V Sekolah Dasar dalam wilayah gugus Kartini sebagai daerah binaan peneliti di Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Dari hasil supervisi yang dilakukan  peneliti, diperoleh data guru - guru tersebut belum memiliki kemampuan maksimal dalam melaksanakan pembelajaran berpusat kooperatif.Dari 11 orang guru yang termasuk kategori kurang hanya 5 orang dan 6 orang lainya masih dalam kategori cukup.Untuk itu peneliti akan melakukan tindakan agar semua guru mampu melaksanakan pembelajaran kooperatif secara maksimal. 
21
 
Begitu pula supervisi yang dilakukan peneliti belum maksimal, karena itu Pengawas Sekolah sebagai peneliti berupaya melakukan tindakan kegiatan.Hal ini tampak dalam tabel 1, bahwa guru berkode A adalah kelompok guru kelas V yang termasuk dalam kategori kurang, sedangkan guru  yang berkode B adalah kelompok  guru kelas V yang masuk kategori cukup, namun masih dalam batas bawah. Rata-rata skor untuk kelompok guru A ( kategori kurang ) dan B  ( kategori cukup ) adalah 48 dan 50 rata-rata keduanya adalah 49 termasuk kategori kurang mampu melaksanakan pembelajaran berpusat kooperatifkarena skor maksimal 100, dengan rincian skor 0 s.d 49 termasuk kategori kurang, 50 s.d 75 kategori cukup dan 76 s.d. 100 kategori baik.  ( tampak dalam tabel. 1 ).
 Guru melakukan pengelolaan pembelajaran berpusat kooperatif tampak kurang maksimal. Belum banyak muncul skor 3 atau skor yang terpenuhi, berarti belum ada yang nampak baik. Mereka hanya mengajar menggunakan buku teks yang dimiliki tanpa memperhatikan silabus dan RPP. Metode yang digunakan hanya ceramahtidak bervariasidan tugas mengerjakan soal saja. Salah satu guru belum menggunakan alat peraga, sedangkan guru yang menggunakan alat peragatersebutbelum maksimal.  Perbaikan dan pengayaan  jugabelum dilakukan dengan baik.

Tabel 1
Data Awal Pembelajaran  Model Kooperatif
Guru Kelas VSD Gugus Kartini Kec.Kedawung Kab. Sragen
Sebelum Penelitian Tindakan

NO
INDIKATOR
Kel A
( kurang ) 
Kel B
( cukup )

Rata-
rata
I
Metode dan pengelolaan Kelas




1.Pengelolaan siswa bervariasi
2
2
2

2. Kegiatan siswa bervariasi
2
2
2

3.Peran siswa dlm kelompokkecil
2
2
2

4. Kelompok belajar siswa beragam
1
2
1,5
II
Ketrampilan bertanya




5. Guru memberi kesempatan siswa 
3
2
2.5

6. Guru mendorong siswa bertanya
2
2
2

7.Siswa berani bertanya
2
2
2
III
Pelayanan individual




8. Ada program pengembangan
1
2
1,5

9. Penyelesaian tugas siswa
3
2
2,5

10.Guru melakukan   tindak lanjut

2
2
2
IV
Sumber belajar dan alat bantu




11. Gutu menggunakan berbagai sumber
1
2
1,5

12. Guru membuat alat bantu
2
2
2

13.Guru trampil mengunakan alat bantu
2
2
2
V
Umpan balik dan penilaian




14.Guru memberi umpan balik menantang
2
2
2

15. Guru menggunakan berbagai penilaian
3
2
2,5

16.Guru memberi penghargaan
1
2
1,5
VI
Komunikasi dan Interaksi




17.Penggunaan bahasa guru
2
2
2

18.Ada komunikasi antara guru dan siswa
2
2
2
VII
Keterlibatan siswa




19. Siswa aktif dlm pembelajaran
2
2
2

20. Guru memberi kesempatan kpd siswa
2
2
2
VIII
Refleksi




21.Guru meminta siswa menulis kesan
2
2